07 July 2026

Nusantara Pernah Jadi Pusat Dunia, Ini Alasan Bangsa Eropa Rela Berperang Demi Kita?


 

pen
penjelajah eropa

Orang-orang Benua Biru, Eropa, mulai mengenal khasiat rempah-rempah sejak mereka dilanda wabah pes alias the Black Death pada abad pertengahan. Sepertiga penduduk Eropa dilaporkan tewas akibat epidemi tersebut. Walaupun the Black Death usai pada medio abad ke-14 M, pamor komoditas tanaman yang beraroma khas itu tetap naik. Bahkan, kaum bangsawan Eropa rela membayar dengan harga fantastis untuk mendapatkannya. Pada periode  akhir abad ke-15 hingga abad ke-17 M, bangsa-bangsa Eropa mulai mengarungi Samudra Hindia dan, belakangan, Samudra Atlantik, untuk menemukan negeri produsen komoditas yang amat berharga kala itu: rempah-rempah. Masanya para Penjelajahan (Age of Discovery).

Konon dari bangsa Arab-lah orang-orang Eropa mengetahui khasiat rempah-rempah. Ini khususnya terjadi berkat kontak budaya yang muncul selama periode Perang Salib--sejak abad ke-11. Namun, situasi berubah sejak Kesultanan Turki Utsmaniyah melakukan ekspansi. Pada 1453, daulah Islam ini membatasi akses maritim di rute-rute utama Laut Tengah. Banyak pelabuhan di pesisir Mediterania yang dikuasai Utsmaniyah dan kemudian tertutup bagi bangsa Eropa, utamanya Spanyol dan Portugis.

Apa latar belakang bangsa Eropa melakukan penjelajahan samudera? Salah satu penyebab utamanya adalah jatuhnya Konstatinopel pada 1453, dari Kekaisaran Bizantium atau Romawi Timur ke Kesultanan Turki Usmani di bawah pimpinan Sultan Mehmed II. Perang Salib merupakan perang yang melibatkan masyarakat dari Eropa melawan Turki Seljuk dan orang Arab. Perang ini berlangsung selama 200 tahun dan terbagi menjadi 7 periode. Perang juga berdampak pada habisnya kekayaan bangsa Eropa karena dialokasikan untuk peperangan.

Terputusnya jalur perdagangan karena Konstantinopel jatuh ke tangan Turki Usmani membuat Bangsa Eropa tergerak untuk mencari jalur perdagangan rempah sendiri. Namun, Portugis, Spanyol, juga Belanda tidak datang ke Indonesia hanya untuk memenuhi kebutuhan warganya akan rempah semata. Mereka juga berniat untuk memonopoli perdagangan rempah. Mulanya, Belanda datang dengan misi perdagangan. Namun, setelah berada di Pulau Jawa, Belanda merasa banyak diuntungkan dan akhirnya dibentuklah kongsi dagang Vereenigde Oost Indische Compagnie (VOC) pada 1602. Bangsa Eropa terus memperebutkan wilayah Jawa dengan niat menjajah dan menguasai segala sumber dayanya. Termasuk bangsa Inggris dan Prancis yang juga ikut datang ke Pulau Jawa. 


sumber berita: republikatirtodetik

06 July 2026

Rupiah Jeblok ke Rp18.000, Gimana Nasib Nasib Tahu-Tempe Kita?


 

rup
rupiah sentuh Rp18.000

Analis Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai pasar merespons negatif setelah Fitch Ratings dalam laporan terbarunya memberikan pandangan mendalam mengenai rapuhnya kondisi ekonomi makro Indonesia. Berdasarkan data Bloomberg, kurs rupiah masih terdepresiasi 32 poin atau 0,18 persen ke posisi Rp 17.995 per dollar AS kurang dari dua jam sebelum penutupan perdagangan Senin 6 Juli 2026. Hari ini nilai tukar Rupiah (IDR) mengalami tekanan hebat dan sempat menembus level psikologis baru di Rp18.000 per Dolar AS (USD) seperti terjadi pada Juni hingga awal Juli 2026. Pergerakan ini menandai salah satu rekor performa mata uang terburuk di Asia sepanjang semester pertama tahun ini.

Setelahnya, tekanan memburuk hingga ke level Rp 18.171 per dolar AS pada 8 Juni 2026, sebelum akhirnya turun tipis menjadi Rp 18.141 per dolar AS pada 9 Juni 2026, dan berlanjut ke level Rp 17.971 per dolar AS. Hingga akhir Juni 2026, rupiah betah bertengger di level atas Rp 17.800 per dolar AS, tepatnya Rp 17.899 pada 30 Juni 2026, sebelum akhirnya memburuk ke level Rp 17.961 per dolar AS pada 1 Juli 2026.

Rupiah terbenam di zona merah bersama mata uang Benua Kuning lainnya. Yen Jepang, yuan China, rupee India, won Korea Selatan, dolar Taiwan, baht Thailand, ringgit Malaysia, dolar Singapura, dan peso Filipina melemah masing-masing 0,55%, 0,15%, 0,35%, 0,29%, 0,53%, 0,54%, 0,4%, 0,22%, dan 0,13%. 

Goldman Sachs:
Latar belakang di mana suku bunga akan higher for longer, risiko resesi yang rendah, kecemasan terhadap kebijakan fiskal AS, dan kenaikan suku bunga acuan di Jepang akan memberi tekanan terhadap mata uang Asia

Pasar mengantisipasi kebijakan bank sentral AS Federal Reserve yang sepertinya akan mempertahankan suku bunga tinggi dalam waktu lama (higher for longer). Berdasarkan dot plot terbaru The Fed, suku bunga acuan sepertinya akan naik setidaknya sekali tahun ini.

sumber berita: kompasbloombergtechnozcnbc-indonesia

Dari Energi Hijau hingga Pertukaran Pelajar: Apa Arti Kunjungan PM Wong ke Jakarta bagi Kita


 

PM
kunjungan PM Singapura

Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, melakukan kunjungan kerja ke Istana Merdeka, Jakarta, pada 6 Juli 2026 untuk menghadiri agenda tahunan Leaders' Retreat Indonesia-Singapura bersama Presiden Prabowo Subianto. Dalam pertemuan ini, kedua pemimpin menyaksikan penandatanganan 26 nota kesepahaman (MoU) di berbagai bidang strategis.

Dalam kunjungan satu hari tersebut, PM Lawrence Wong turut memboyong lima menteri kabinetnya. Dari pihak Indonesia, pertemuan ini didampingi oleh sejumlah jajaran menteri strategis, termasuk Menteri Luar Negeri Sugiono dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

26 kesepakatan (MoU) yang ditandatangani dalam pertemuan Leaders' Retreat mencakup berbagai sektor strategis, terbagi menjadi 18 kerja sama antar pemerintah (G-to-G) dan 8 kesepakatan antar bisnis (B-to-B). Terkait nilai investasinya, pemerintah tidak merilis satu angka total nominal komitmen dari seluruh MoU tersebut, melainkan berfokus pada perluasan volume investasi strategis secara berkelanjutan (sebagai gambaran, realisasi investasi Singapura ke RI pada tahun sebelumnya menyentuh 17,4 miliar dolar AS). Berdasarkan konferensi pers resmi Presiden Prabowo Subianto dan PM Lawrence Wong, kerja sama tersebut berfokus pada sektor-sektor berikut: Energi Hijau, Ekonomi dan Ekosistem Digital, Keamanan Siber, Kawasan Industri & Investasi, Pertahanan dan Keamanan, Pangan dan Pertanian serta Konektivitas Antarmasyarakat.

sumber: detikkompastv-videocnbc-indonesia

04 July 2026

Bencana Kebakaran TPA Jatiwaringin: Bukti Bobroknya Manajemen Sampah?


 

keb
TPA terbakar

Kebakaran besar melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, sejak Selasa, 30 Juni 2026. Api yang membakar gunungan sampah diperparah oleh gas metana, dengan area terdampak meluas hingga 15 hektare, memicu kabut asap pekat, dan menyebabkan lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Wakil Menteri Lingkungan Hidup (LH), Diaz Faisal Malik Hendropriyono:
(4 Juli 2026)
Kita sudah mencoba beberapa hal, jadi ada yang water bombing dan OMC (Operasi Modifikasi Cuaca) nanti akan dilakukan. Tetapi OMC ini kan nunggu awan. Nah, awannya ini belum ada


Selain pemadaman darat, petugas mengerahkan helikopter water bombing BNPB dan menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mempercepat proses pendinginan di area seluas 15 hektare tersebut.  Kualitas udara di sekitar lokasi dan permukiman terdekat seperti Perumahan Pondok Permata Rajeg berada di tingkat sangat buruk. Warga diimbau menggunakan masker, dan beberapa terpaksa mengungsi ke kantor desa terdekat saat malam hari akibat asap pekat.

sumber berita: kompasdetikdetik-video

03 July 2026

Operasi Senyap di Binjai: Siapa Saja yang Terjaring OTT KPK di Sumatera Utara?


 

bin
ott kpk

Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Sumatera Utara dikabarkan ada beberapa orang yang diamankan dalam operasi senyap ini. Berdasarkan informasi yang beredar, OTT dilakukan di Kota Binjai Sumut, Kamis 2 Juli 2026, disebutkan ada mantan anggota DPRD Sumut inisial S yang turut diamankan. KPK disebut melakukan pengembangan dan mengamankan seorang kepala daerah di Sumut. KPK dikabarkan meminjam ruangan Satreskrim Polrestabes Medan untuk melakukan pemeriksaan. 

Sebelumnya dalam dalam operasi senyap ke-14 pada 29 Juni 2026, KPK melaksanakan OTT di Teluk Kuantan (ibu kota Kabupaten Kuantan Singingi atau Kuansing) yang melibatkan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Riau Suhardiman Amby dan Sekretaris Daerah (Sekda) Zulkarnaen. Saat itu pihak KPK KPK sempat tak menemukan keberadaan Bupati Suhardiman Amby dan Zulkarnaen. Namun pada hari Selasa malam 30 Juni 2026, keduanya baru menyerahkan diri dan langsung diamankan tim KPK di Bandara International Soekarno-Hatta untuk diperiksa lebih lanjut di Gedung KPK. Operasi senyap ini terkait dengan kasus dugaan suap posisi jabatan di lingkungan Pemkab Kuansing, Riau. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby sebagai tersangka dugaan korupsi. Hal itu diketahui, Bupati Kuantan Singingi Provinsi Riau itu keluar dari ruang pemeriksaan dengan memakai rompi oranye tahanan KPK.

sumber berita: detikkompasidntimes-video

02 July 2026

Danantara Mulai Bekerja, Menggabungkan 7 BUMN logistik


 

gab
7 bumn digabungkan

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) akan memangkas jumlah entitas BUMN. Pemerintah menargetkan perampingan ekosistem BUMN, dari total 1.077 perusahaan (termasuk induk, anak, hingga cucu usaha) menjadi hanya sekitar 200–300 entitas BPI Danantara menyebut pemangkasan BUMN menjadi 250 entitas dapat mengefisiensi anggaran negara Rp50 triliun. Ini disampaikan oleh Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO), Danantara Dony Oskaria.

Per 30 Juni 2026, Danantara resmi mengonsolidasikan 7 BUMN logistik ke dalam PT Multi Terminal Indonesia sebagai entitas yang bertahan (surviving entity). Langkah ini diproyeksikan mampu menghemat anggaran negara hingga Rp50 triliun melalui eliminasi kerugian anak usaha dan efisiensi biaya operasional.

Konsolidasi tahap awal ini menyatukan lini logistik dari berbagai klaster BUMN, dengan porsi kepemilikan saham mayoritas (74,47%) dipegang oleh Pelindo Group. Beberapa entitas yang bergabung meliputi: 
PT Multi Terminal Indonesia (Entitas bertahan), Pos Logistics (grup PT Pos Indonesia), Pelni Logistics, PT Prima Indonesia Logistik, Pelindo Sinergi Logistik / Solusi Logistik, PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN), PT Varia Usaha Dharma Segara / Krakatau Integrated Logistics.

Chief Operating Officer (COO) Danantara/Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria menyatakan merger BUMN Karya yang semula ditargetkan Juni 2026 belum bisa terlaksana. Selanjutnya, target merger BUMN karya mundur ke kuartal IV 2026. Merger BUMN Karya ini tidak bisa terlaksana pada Juni karena masih banyak proses restrukturisasi yang harus dituntaskan. Sebagai informasi, BUMN karya merger adalah PT Hutama Karya (Persero), PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT PP (Persero) Tbk, PT Brantas Abipraya (Persero), PT Nindya Karya (Persero).


sumber bacaan: bisnis-videokompasdetik

01 July 2026

Pendapatan Turun Setelah Potongan Ojol Turun 8%


 

tur
pendapan driver ojol

Aplikasi ride-hailing Grab dan GoTo (Gojek) mulai memberlakukan potongan baru untuk driver menjadi 8% mulai Rabu (1 Jul 2026). Namun, penurunan aplikator yang turun dari sebelumnya 20% tersebut, dinilai tidak begitu terasa manfaatnya bagi sejumlah driver ojol. Namun, pada hari rabu ini, driver GrabBike dan GoRide kompak mengeluh pendapatan mereka menurun. Khususnya untuk tarif minimal yang tadinya Rp 10.400, disebut para driver kini menjadi Rp 10.212 untuk Gojek dan pengemudi Grab mendapatkan Rp 10.200.

Sejumlah driver mengaku tak merasakan kenaikan pendapatan sepanjang pagi ini bekerja. Dari sekitar 7 trip yang dilakukan, seorang driver mendapatkan Rp 70-75 ribu, hampir sama seperti sebelumnya. Bahkan, ada driver yang mengaku pendapatannya lebih baik sebelumnya dibandingkan setelah potongan aplikator turun menjadi 8%.

Akademisi Program Studi Teknik Sipil Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata, Djoko Setijowarno:
Jalan keluar yang rasional yang memberikan dampak positif yang luas seharusnya adalah mengurangi jumlah ojol secara bertahap. Ini pekerjaan yang seharusnya dilakukan, tetapi karena sangat berat dan butuh waktu, sehingga tidak pernah menjadi pilihan


Masalah utama transportasi daring bukan semata besaran potongan aplikasi. Djoko menilai persoalan terbesar berasal dari jumlah pengemudi yang terlalu besar dan tidak sebanding dengan kebutuhan pasar. Risiko yang muncul mulai dari berkurangnya lapangan kerja hingga meningkatnya pengangguran apabila aplikator memilih mengurangi operasional atau menghentikan layanan.

Kebijakan platform Gojek dan Grab yang menghentikan program paket hemat memicu reaksi beragam dari masyarakat. Penghapusan fitur ini berlatar belakang desakan pembenahan struktur tarif demi menjaga kesejahteraan mitra pengemudi (driver) di tengah tekanan ekonomi makro. Bagi konsumen kelas pekerja dan komuter, kehadiran paket murah selama ini menjadi katup penyelamat anggaran transportasi. Penghapusan skema ini memaksa pengguna menghitung ulang pengeluaran bulanan mereka.

Rinel (23), seorang pengguna setia Gojek, mengakui fitur hemat sangat membantu mobilitasnya di tengah keterbatasan daya beli. Kehilangan opsi bertarif rendah ini membuatnya cemas, mengingat kenyamanan layanan ojol selama ini menjadikannya pilihan utama dibanding moda transportasi lainnya.


sumber berita: cnbc-indonesiakompasbisnis